• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

China Siapkan Investasi Ratusan Triliun untuk Kebangkitan Belanja Rakyat!

img

Updatesports.biz.id Hai semoga semua sedang dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Sekarang saya akan mengupas Ekonomi, Investasi, Perdagangan, Konsumsi, Kebijakan Publik yang banyak dicari orang-orang. Konten Informatif Tentang Ekonomi, Investasi, Perdagangan, Konsumsi, Kebijakan Publik China Siapkan Investasi Ratusan Triliun untuk Kebangkitan Belanja Rakyat Jangan berhenti di tengah jalan

Pada dekade terakhir, pertumbuhan pendapatan rata-rata mencapai sekitar 10% setiap tahun. Meskipun pertumbuhan ini memberikan dampak positif, namun juga membatasi pendapatan yang dapat dibelanjakan oleh konsumen. Negara-negara di Asia Timur, termasuk China, menghadapi tantangan pertumbuhan ekonomi yang lambat akibat krisis berkepanjangan dalam sektor properti, beban utang pemerintah yang tinggi, serta tingginya tingkat pengangguran.

Dalam kondisi melambatnya pertumbuhan upah pada tahun 2020-an, masyarakat mulai kembali mengandalkan tabungan. Menurut laporan, rumah tangga di China berhasil menabung hingga 32% dari pendapatan yang dapat dibelanjakan pada tahun 2024. Di tengah perlambatan ekonomi, China menetapkan target pertumbuhan ekonomi sekitar 5% untuk tahun ini.

Keberhasilan masyarakat menabung ini menjadi tantangan baru bagi perusahaan yang sebelumnya menikmati pendapatan tinggi. Dalam upayanya untuk memulihkan perekonomian, pemerintah China berkomitmen untuk memberikan berbagai dukungan seperti subsidi perawatan anak, peningkatan upah, serta cuti berbayar yang lebih baik. Sebagai perbandingan, di negara lain seperti AS dan Inggris, konsumsi domestik berkontribusi lebih dari 80% terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan di India sekitar 70%.

Kendala ini datang pada waktu yang krusial, mengingat konsumen China sebelumnya dikenal sangat gencar dalam berbelanja, terutama pada tanggal 11 November yang dirayakan sebagai hari belanja terbanyak, atau dikenal dengan Double 11. Namun kini, minat belanja masyarakat tampak menurun. Baru-baru ini, Beijing selesai melaksanakan Kongres Rakyat Nasional tahunan dengan fokus peningkatan investasi di program kesejahteraan sosial sebagai bagian dari rencana ekonomi mereka menuju tahun 2025.

Ketika konsumen mulai mengurangi belanja, pelaku bisnis menghadapi tantangan untuk menarik perhatian pembeli dengan memangkas harga. Langkah-langkah untuk meningkatkan upah, memperkuat jaring pengaman sosial, serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat dalam berbelanja menjadi fokus utama. Dengan pernyataan Presiden Xi Jinping, meningkatkan konsumsi menjadi salah satu prioritas nasional, dimana pemerintah lebih memusatkan perhatian pada langkah-langkah jangka pendek seperti program tukar tambah untuk peralatan rumah tangga dan elektronik.

Tetapi, lambatnya ekspansi manfaat sosial serta hampir runtuhnya pasar properti, membuat konsumen China lebih waspada menghadapi risiko, yang pada akhirnya berdampak pada pengeluaran mereka. Di saat AS dan negara-negara besar lainnya menghadapi masalah inflasi pasca-Covid, China tampak sebaliknya, menghadapi tantangan yang berbeda dalam mendorong pengeluaran masyarakat.

Demikianlah china siapkan investasi ratusan triliun untuk kebangkitan belanja rakyat telah saya bahas secara tuntas dalam ekonomi, investasi, perdagangan, konsumsi, kebijakan publik Terima kasih atas perhatian dan waktu yang telah Anda berikan, selalu bersyukur atas pencapaian dan jaga kesehatan paru-paru. Jika kamu suka jangan lewatkan artikel lain yang bermanfaat di bawah ini.

Please continue reading the full article below.
© Copyright 2024 - Sports News
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads