• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Dejan Angkat Bicara: Tantangan Latihan Berbareng Fadia dalam Evaluasi Swiss Open!

img

Updatesports.biz.id Assalamualaikum semoga kita selalu berbuat baik. Kini saya ingin berbagi tentang Olahraga, Badminton, Pelatihan, Evaluasi, Swiss Open yang bermanfaat. Pembahasan Mengenai Olahraga, Badminton, Pelatihan, Evaluasi, Swiss Open Dejan Angkat Bicara Tantangan Latihan Berbareng Fadia dalam Evaluasi Swiss Open Baca tuntas artikel ini untuk wawasan mendalam.

    Table of Contents

Dejan Ferdinansyah baru-baru ini menyampaikan evaluasi mengenai performanya bersama Siti Fadia Silva Ramadhanti setelah bertanding di Swiss Open 2025. Mereka sebelumnya dalam kondisi yang sangat baik setelah mengikuti Thailand Masters dan Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu Campuran pada bulan sebelumnya.

Hasil di Swiss kali ini memang tidak memuaskan. Kami tidak tampil sesuai harapan, padahal di pertandingan sebelumnya kami bermain cukup baik. Di Swiss, kami merasa tidak menemukan pola permainan yang tepat, ungkap Dejan kepada media di Pelatnas PBSI yang terletak di Cipayung.

Dalam laga tersebut, Dejan dan Fadia mengalami kekalahan yang cukup telak dari pasangan Thailand, Dechapol Puavanarukroh dan Supissara Paewsampran, dengan skor 9-21 dan 7-21. Dejan, yang saat ini menduduki peringkat 10 dunia, menjelaskan bahwa kurangnya latihan bersama Fadia setelah Kejuaraan Asia Beregu Campuran menjadi faktor penghambat.

Akibat dari kondisi tersebut, Dejan pun tersingkir di babak 32 besar. Ia menambahkan, Setelah turnamen itu, kami tidak banyak berlatih sebagai pasangan. Ketidakhadiran sesi latihan bersama dalam sebulan memengaruhi performa kami, terutama menghadapi lawan yang kualitasnya tidak bisa dianggap remeh.

Dejan juga menekankan pentingnya perbaikan ke depan. Kami harus lebih meningkatkan kemampuan, sebab setiap lawan pasti mempelajari permainan kami. Kami perlu lebih pintar dalam pola permainan dan meningkatkan antisipasi individu agar bisa tampil lebih semangat di pertandingan mendatang, tuturnya.

Terima kasih telah membaca seluruh konten tentang dejan angkat bicara tantangan latihan berbareng fadia dalam evaluasi swiss open dalam olahraga, badminton, pelatihan, evaluasi, swiss open ini Terima kasih telah mempercayakan kami sebagai sumber informasi cari inspirasi positif dan jaga kebugaran. bagikan kepada teman-temanmu. Terima kasih

Please continue reading the full article below.
© Copyright 2024 - Sports News
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads