• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Drama Penalti AC Milan: Ketika Harapan Hancur di Ujung Sepatu

img

Updatesports.biz.id Selamat datang semoga kalian mendapatkan manfaat. Di Kutipan Ini mari kita telaah berbagai sudut pandang tentang Sepak Bola, AC Milan, Drama Olahraga, Penalti, Emosi Pertandingan. Deskripsi Konten Sepak Bola, AC Milan, Drama Olahraga, Penalti, Emosi Pertandingan Drama Penalti AC Milan Ketika Harapan Hancur di Ujung Sepatu Jangan berhenti di sini lanjutkan sampe akhir.

Dalam pertandingan melawan Napoli, penyerang AC Milan, Santiago Gimenez, mengalami momen mengecewakan dengan gagal mengeksekusi penalti. Pertandingan yang diadakan pada Senin, 31 Maret 2025 dini hari WIB itu, menyaksikan Milan tertinggal dua gol dalam waktu kurang dari 25 menit.

Gimenez, yang merupakan pemain asal Meksiko, gagal memenuhi harapan timnya dengan sepakan penalti yang lemah, yang mudah terbaca oleh kiper Napoli, Alex Meret, yang bergerak ke kiri untuk mengantisipasi arah bola. Sebelumnya, Christian Pulisic yang seharusnya mengeksekusi penalti, memilih untuk menyerahkannya kepada Gimenez.

Akibat kegagalan tersebut, AC Milan pulang tanpa membawa poin dan kini terpuruk di posisi kesembilan dengan total 47 poin dari 30 pertandingan, tertinggal sembilan angka dari zona empat besar liga. Gimenez juga melanjutkan catatan buruknya, kini tidak mencetak gol selama lima laga berturut-turut, sementara Milan semakin meningkatkan catatan buruknya dalam hal eksekusi penalti musim ini.

Berdasarkan laporan dari Football-Italia, AC Milan hanya berhasil mengonversi lima dari sembilan penalti yang diperoleh, menghasilkan rasio keberhasilan sebesar 44,44 persen. Ini mengindikasikan bahwa tim mengalami kesulitan dalam memanfaatkan peluang, dengan Gimenez menjadi salah satu pemain yang tidak berhasil mengeksekusi penalti, mengikuti jejak Theo yang juga gagal dalam kesempatan pertamanya. Milan kini mencatatkan rasio penalti terburuk di antara tim-tim elit Eropa, sebanding dengan tim Bundesliga, Freiburg.

Sekian ulasan komprehensif mengenai drama penalti ac milan ketika harapan hancur di ujung sepatu yang saya berikan melalui sepak bola, ac milan, drama olahraga, penalti, emosi pertandingan Saya berharap Anda mendapatkan insight baru dari tulisan ini tetap optimis menghadapi rintangan dan jaga kesehatan lingkungan. Ajak temanmu untuk melihat postingan ini. Sampai bertemu di artikel menarik lainnya. Terima kasih banyak.

Please continue reading the full article below.
© Copyright 2024 - Sports News
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads