Duka Mendalam: Ibu Briptu Ghalib Kehilangan Dua Putra dalam Sebulan Karena Tembakan di Lampung
Updatesports.biz.id Dengan nama Allah semoga semua berjalan lancar. Pada Waktu Ini aku mau membahas keunggulan Berita, Kemanusiaan, Keamanan, Duka, Keluarga yang banyak dicari. Informasi Terbaru Tentang Berita, Kemanusiaan, Keamanan, Duka, Keluarga Duka Mendalam Ibu Briptu Ghalib Kehilangan Dua Putra dalam Sebulan Karena Tembakan di Lampung Pastikan Anda membaca hingga bagian penutup.
- 1.1. Tembakan yang mengenai Ghalib dikatakan sangat fatal.
Table of Contents
Situasi yang dihadapi oleh keluarga Ghalib sangat menyedihkan, terutama karena mereka tidak mengetahui identitas pelaku yang menghilangkan nyawa anggota keluarga mereka. Keluarga yang ditinggal pergi dalam waktu dekat tentu merasakan duka yang mendalam. Suryalina, ibu Ghalib, mengungkapkan bahwa putranya merupakan harapan bagi keluarganya setelah kepergian sang ayah sebulan yang lalu.
Ia mengungkapkan bahwa berita mengenai penembakan Ghalib diterimanya pada petang hari Senin, tanggal 17 Maret. Menurut Suryalina, Ghalib adalah tumpuan harapan keluarga yang kini telah sirna. Tembakan yang mengenai Ghalib dikatakan sangat fatal.
Fitri, kakak Ghalib, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam dan mengingat kembali kepergian ayah mereka. Ia menjelaskan bagaimana hasil forensik menunjukkan adanya peluru yang menembus tenggorokan Ghalib dan bersarang di bagian belakang kepala. Ghalib Surya Ganta, yang menjabat sebagai Briptu (Anumerta), adalah salah satu polisi yang gugur ketika berusaha membubarkan sabung ayam di Way Kanan, Lampung.
Suryalina menyatakan harapannya agar Ghalib bisa selamat meski menjadi korban penembakan tersebut. Saya langsung berdoa dan melaksanakan salat maghrib, ungkapnya pada konferensi pers di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa, 25 Maret 2025. Fitri menambahkan bahwa hanya ada satu peluru yang mengakibatkan kematian adiknya, meskipun diduga ada beberapa tembakan yang terjadi.
Fitri juga menceritakan bagaimana ia merasakan kepedihan saat melihat adiknya terbaring di meja autopsi. Dia adalah harapan saya untuk menggantikan bapaknya, namun kini semua itu hancur, katanya dengan penuh kesedihan. Pihak keluarga kini hanya menunggu kepastian mengenai siapa pelaku penembakan yang merenggut nyawa Ghalib.
“Kami sudah sembilan hari menunggu tanpa mengetahui siapa yang bertanggung jawab. Kami kebingungan untuk menanyakan hal ini,” ujar Fitri. Sebelumnya, dua oknum TNI yang terlibat dalam insiden penembakan tersebut, yaitu Kopda Basar dan Peltu L, telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh tim gabungan.
Keberanian para polisi yang menjalankan tugasnya dalam situasi berbahaya patut dihargai. Kisah inspiratif dari sosok-sosok teladan di bidang kepolisian terus menjadi perhatian publik.
Terima kasih telah menyimak pembahasan duka mendalam ibu briptu ghalib kehilangan dua putra dalam sebulan karena tembakan di lampung dalam berita, kemanusiaan, keamanan, duka, keluarga ini hingga akhir Saya berharap artikel ini menginspirasi Anda untuk belajar lebih banyak Jaga semangat dan kesehatan selalu. Sebarkan kebaikan dengan membagikan ke orang lain. Terima kasih atas perhatian Anda