• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Erdogan Desak Penegakan Hukum: Kecam Aksi Protes Penahanan Wali Kota Istanbul sebagai 'Gerakan Kekerasan'

img

Updatesports.biz.id Hai semoga semua sedang dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Di Tulisan Ini aku mau menjelaskan Kebijakan Publik, Politik Turki, Hukum dan Keadilan, Protes Sosial, Pemerintahan Lokal yang banyak dicari orang. Analisis Artikel Tentang Kebijakan Publik, Politik Turki, Hukum dan Keadilan, Protes Sosial, Pemerintahan Lokal Erdogan Desak Penegakan Hukum Kecam Aksi Protes Penahanan Wali Kota Istanbul sebagai Gerakan Kekerasan Lanjutkan membaca untuk mendapatkan informasi seutuhnya.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menegaskan bahwa Partai Rakyat Republik (CHP), yang menjadi oposisi utama di negara tersebut, akan diminta untuk bertanggung jawab atas kerusakan yang dialami oleh personel kepolisian dan properti publik selama unjuk rasa berlangsung. Pada tanggal 23 Maret, pengadilan di Turki mengirim Wali Kota Istanbul, Ekrem Imamoglu, ke penjara sambil menunggu sidang atas tuduhan yang ia bantah, yaitu korupsi.

Para pendukung CHP menilai bahwa tuduhan terhadap Imamoglu—termasuk korupsi dan membantu organisasi teroris—adalah tindakan yang bermotif politik dan tidak mencerminkan prinsip demokrasi, sebuah pandangan yang dibantah oleh pemerintahan Erdogan. Meskipun ada larangan berkumpul di banyak daerah di Turki, unjuk rasa anti-pemerintah yang cenderung damai tetap berlangsung.

“Oposisi utama bertanggung jawab atas luka-luka yang dialami oleh personel kepolisian, kerusakan pada jendela toko, serta properti publik yang rusak,” ujar Erdogan setelah rapat kabinet di Ankara, seperti yang dilaporkan oleh Reuters pada 25 Maret 2025. Dia mengingatkan CHP untuk tidak terus memprovokasi masyarakat.

Memasuki malam keenam unjuk rasa, ribuan warga masih berpartisipasi. Pemimpin CHP, Ozgur Ozel, menegaskan kembali seruannya agar unjuk rasa menyebar secara nasional. Dia menekankan bahwa pihaknya akan diminta untuk bertanggung jawab atas semua yang terjadi, baik secara politik di parlemen maupun secara hukum di pengadilan.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya, menuduh beberapa demonstran telah meneror jalanan dan mengancam keamanan nasional. Selain itu, ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh detikcom bersama Polri memberikan penghargaan kepada sosok-sosok polisi teladan yang menginspirasi.

Sekian informasi detail mengenai erdogan desak penegakan hukum kecam aksi protes penahanan wali kota istanbul sebagai gerakan kekerasan yang saya sampaikan melalui kebijakan publik, politik turki, hukum dan keadilan, protes sosial, pemerintahan lokal Dalam tulisan terakhir ini saya ucapkan terimakasih tingkatkan keterampilan dan jaga kebersihan diri. silakan share ini. Sampai bertemu di artikel selanjutnya. Terima kasih atas dukungan Anda.

Please continue reading the full article below.
© Copyright 2024 - Sports News
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads