• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Evandro Brandao Ungkap Kisah Mengejutkan Jelang Gaji di PSIS!

img

Updatesports.biz.id Selamat berjumpa kembali di blog ini. Dalam Konten Ini mari kita eksplorasi Olahraga, Sepak Bola, Berita Atlet, PSIS, Kisah Inspiratif yang sedang viral. Catatan Mengenai Olahraga, Sepak Bola, Berita Atlet, PSIS, Kisah Inspiratif Evandro Brandao Ungkap Kisah Mengejutkan Jelang Gaji di PSIS Ayok lanjutkan membaca untuk informasi menyeluruh.

    Table of Contents

Seorang pemain berusia 33 tahun mengungkapkan kebingungannya terkait tindakan yang dianggapnya tidak profesional oleh klub. Ia menegaskan bahwa menuntut pembayaran gaji serta hak-hak lainnya seharusnya bukanlah hal yang dianggap indisipliner. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa tim hukum yang mewakilinya telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada klub. Pemberitahuan tersebut memberikan waktu 15 hari untuk menyelesaikan masalah keterlambatan gaji sesuai dengan ketentuan FIFA, namun sayangnya, klub tidak menanggapi permintaan tersebut.

Lebih lanjut, ia menanyakan model pembayaran yang diterapkan oleh klub, di mana pemain diharuskan bermain terlebih dahulu baru kemudian akan menerima pembayaran. Menurutnya, pola seperti ini tidaklah dapat diterima dan sangat jauh dari standar profesionalisme yang seharusnya ada dalam sebuah klub sepak bola. Evandro Brando juga mengungkapkan keheranannya terkait bonus pertandingan yang cukup besar, sementara gaji pokok para pemain belum dibayarkan selama berbulan-bulan.

Dia juga menyoroti isu denda sebesar 20 persen dari gaji, yang dianggapnya aneh karena tidak ada pemberitahuan resmi yang diterima dari pihak klub. Publikasi tindakan ini di media sosial dianggapnya sebagai upaya untuk menciptakan citra yang tidak sesuai dengan kenyataan, namun itu tidak mengubah fakta yang ada. Evandro Brandao yang berasal dari Angola memutuskan untuk meninggalkan PSIS Semarang karena mengalami keterlambatan gaji yang sangat merugikan.

Walau sempat ada tuduhan bahwa tindakan Brandao adalah indisipliner, ia mempertanyakan logika di balik klaim tersebut. Ia menekankan bahwa sulit untuk membenarkan penundaan pembayaran gaji ketika banyak pemain dan pelatih belum menerima gaji mereka dari bulan Desember hingga Februari. Dalam cerita Instagramnya, Brandao menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan klub dan menantang pihak klub untuk memberikan bukti terkait pembayaran gaji.

Ia menyatakan, “Jika semua pemain telah menerima gaji untuk bulan Desember, Januari, dan Februari, maka perlu ada kejelasan mengenai hal ini. Tidak seharusnya seorang profesional harus mogok kerja hanya karena keterlambatan pembayaran selama 12 hari. Sebelum berbicara tentang profesionalisme, penting untuk memenuhi kewajiban finansial dan menghormati komitmen yang telah dibuat,” tutupnya dengan tegas.

Itulah informasi seputar evandro brandao ungkap kisah mengejutkan jelang gaji di psis yang dapat saya bagikan dalam olahraga, sepak bola, berita atlet, psis, kisah inspiratif Silakan manfaatkan pengetahuan ini sebaik-baiknya pantang menyerah dan utamakan kesehatan. Jangan lupa untuk membagikan ini kepada sahabatmu. jangan lupa baca artikel lainnya di bawah ini.

Please continue reading the full article below.
© Copyright 2024 - Sports News
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads