Gaji Mengejutkan! Hakim Pembebas Ronald Tannur Diketahui Menerima Rp 28 Juta Setiap Bulan
Updatesports.biz.id Assalamualaikum semoga selalu dalam kasih sayang-Nya. Di Momen Ini mari kita bahas keunikan dari Hukum, Keuangan, Ketenagakerjaan, Berita Terkini, Pemimpin Publik yang sedang populer. Artikel Yang Berisi Hukum, Keuangan, Ketenagakerjaan, Berita Terkini, Pemimpin Publik Gaji Mengejutkan Hakim Pembebas Ronald Tannur Diketahui Menerima Rp 28 Juta Setiap Bulan Baca sampai selesai agar pemahaman Anda maksimal.
Hakim nonaktif dari Pengadilan Negeri Surabaya, Heru Hanindyo, mengungkapkan bahwa gajinya mencapai Rp 28 juta per bulan. Pernyataan ini terungkap saat dia dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, pada Selasa, 25 Maret 2025.
Heru menjelaskan bahwa gajinya tersebut tidak termasuk uang perjalanan dinas. Jaksa penuntut umum pun menanyakan mengenai hal ini. Dalam persidangan, jaksa menyebut herbal penghakiman oleh Heru, bersama dengan dua hakim lainnya, mengenai perkara pidana yang melibatkan Gregorius Ronald Tannur, yang diadili berdasarkan penetapan dari Wakil Ketua PN Surabaya.
Menurut jaksa, ketiga hakim tersebut didakwa menerima suap berupa uang tunai sebesar Rp 1 miliar dan Sinar Singapore Dollar (SGD) 308 ribu, yang jika dihitung, setara dengan Rp 3,6 miliar. Heru menjelaskan bahwa uang perjalanan dinas yang diterimanya bervariasi, tergantung sumbernya, baik dari DIPA maupun dari undangan negara donor, yang bisa menggunakan mata uang asing.
Selanjutnya, selama persidangan terungkap bahwa gaji hakim-hakim tersebut dikirim melalui transfer. Heru menegaskan bahwa total gaji bisa dalam bentuk mata uang rupiah maupun valuta asing. Kasus ini awalnya melibatkan Ronald Tannur yang berurusan dengan hukum akibat kematian kekasihnya, Dini Sera Afrianti.
Dalam perkembangan selanjutnya, terungkap bahwa Lisa Rahmat sempat meminta bantuan mantan pejabat MA untuk mencarikan hakim yang bisa memberikan vonis bebas kepada Ronald Tannur. Namun, fakta suap dalam vonis bebas itu belakangan terungkap. Jaksa, sebagai langkah hukum berikutnya, mengajukan kasasi atas putusan tersebut, dan Mahkamah Agung telah mengabulkan permohonan tersebut. Akibatnya, Ronald Tannur divonis penjara selama 5 tahun.
Kisah ini menjadikan pentingnya transparansi dan integritas dalam sistem peradilan, serta menjadi peringatan mengenai dampak serius dari tindakan korupsi.
Itulah ulasan tuntas seputar gaji mengejutkan hakim pembebas ronald tannur diketahui menerima rp 28 juta setiap bulan yang saya sampaikan dalam hukum, keuangan, ketenagakerjaan, berita terkini, pemimpin publik Dalam tulisan terakhir ini saya ucapkan terimakasih tingkatkan pengetahuan dan perhatikan kesehatan mata. Bagikan kepada yang perlu tahu tentang ini. terima kasih.