• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Leo dan Bagas: Berjuang Menuju Puncak, Tak Ingin Hanya Jadi Runner-up!

img

Updatesports.biz.id Hai semoga semua impianmu terwujud. Di Jam Ini saya akan membahas manfaat Inspirasi, Motivasi, Kompetisi, Persahabatan, Olahraga yang tidak boleh dilewatkan. Tulisan Tentang Inspirasi, Motivasi, Kompetisi, Persahabatan, Olahraga Leo dan Bagas Berjuang Menuju Puncak Tak Ingin Hanya Jadi Runnerup Jangan sampai terlewat simak terus sampai selesai.

    Table of Contents

Setelah usaha yang keras, pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, harus menerima kenyataan pahit sebagai runner-up di All England 2025. Di partai final yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham pada tanggal 16 Maret 2025, mereka kalah dari pasangan peringkat 43 dunia dengan skor 19-21, 19-21. Dalam keterangannya, Leo menyampaikan, Kami sempat tertinggal jauh di gim pertama, tetapi berusaha mengejar dengan meningkatkan permainan serta memperkuat komunikasi.

Leo dan Bagas merupakan satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil mencapai final di event bergengsi ini, dan banyak yang berharap mereka dapat pulang dengan gelar juara. Meskipun demikian, hasil di All England 2025 patut diapresiasi mengingat Indonesia juga tidak meraih gelar di dua turnamen Eropa lainnya, yaitu German Open dan Orleans Masters.

Bagas menambahkan, Alhamdulillah kami bisa sampai di final, tetapi lawan memang menunjukkan permainan yang sangat baik. Mereka mampu mengembalikan bola meski dalam posisi yang sulit. Ia juga menekankan bahwa timnya perlu mengurangi kesalahan yang dibuat selama pertandingan tersebut.

Meski harus puas dengan posisi kedua, Leo dan Bagas berkomitmen untuk lebih baik di turnamen selanjutnya, yaitu Swiss Open. Mereka bertekad untuk belajar dari pengalaman ini dan meraih hasil yang lebih baik di masa mendatang.

Begitulah penjelasan mendetail tentang leo dan bagas berjuang menuju puncak tak ingin hanya jadi runnerup dalam inspirasi, motivasi, kompetisi, persahabatan, olahraga yang saya berikan Jangan lupa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat selalu berpikir solusi dan rawat kesehatan mental. Jika kamu peduli Sampai bertemu lagi

Please continue reading the full article below.
© Copyright 2024 - Sports News
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads