• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Pelatih Sociedad: 'Keberhasilan Madrid ke Final Copa del Rey Didukung Tangan Tak Terlihat Wasit!'

img

Updatesports.biz.id Mudah-mudahan semangatmu tak pernah padam. Di Momen Ini aku ingin berbagi informasi menarik mengenai Sepak Bola, Copa del Rey, Real Madrid, Wasit, Olahraga. Artikel Yang Mengulas Sepak Bola, Copa del Rey, Real Madrid, Wasit, Olahraga Pelatih Sociedad Keberhasilan Madrid ke Final Copa del Rey Didukung Tangan Tak Terlihat Wasit Simak penjelasan detailnya hingga selesai.

Gol ketiga yang dicetak oleh Tchouameni dalam pertandingan antara Real Madrid dan Real Sociedad memicu banyak perdebatan. Madrid menunjukkan kebangkitan luar biasa dengan mencetak dua gol dalam waktu singkat, tepatnya di menit ke-82 oleh Jude Bellingham dan di menit ke-86 oleh Tchouameni.

Dengan hasil ini, Madrid memastikan tempatnya di final Copa del Rey setelah menyingkirkan Sociedad di semifinal. Pertandingan yang berlangsung di Santiago Bernabeu pada Rabu, 2 April 2025, berakhir dengan kedudukan imbang 4-4 setelah perpanjangan waktu. Namun, gol kedua dari Mikel Oyarzabal di menit terakhir waktu normal memaksa pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Pelatih Sociedad, Imanol Alguacil, mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang dianggap kontroversial. Timnya sempat tertinggal lebih dahulu setelah gol yang diciptakan oleh Andre Barranetxea pada menit ke-16. Selang empat menit kemudian, Endrick berhasil menyamakan kedudukan untuk Madrid.

Gol Tchouameni yang lahir dari situasi sepak pojok dianggap meragukan, karena Kylian Mbappe berada dalam posisi offside saat serangan tersebut dimulai. Alguacil merasa frustrasi karena timnya sering dirugikan dalam keputusan wasit, baik di Copa del Rey maupun di Liga Europa sebelumnya. Ia berpendapat bahwa dengan kualitas yang dimiliki oleh Madrid, seharusnya mereka tidak perlu mengandalkan bantuan wasit untuk maju ke final.

Alguacil berkata, Mereka menyingkirkan kami seperti di Liga Europa, dengan bantuan yang kami anggap tidak netral. Real Madrid adalah tim besar, sehingga mereka seharusnya tidak memerlukan dukungan seperti ini.

Demikianlah pelatih sociedad keberhasilan madrid ke final copa del rey didukung tangan tak terlihat wasit telah saya bahas secara tuntas dalam sepak bola, copa del rey, real madrid, wasit, olahraga Silakan aplikasikan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari kembangkan jaringan positif dan utamakan kesehatan komunitas. Jika kamu merasa ini berguna terima kasih banyak.

Please continue reading the full article below.
© Copyright 2024 - Sports News
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads