• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Revolusi Kebijakan Atlet: Prestasi Buruk Kini Bisa Berujung Kepulangan Cepat!

img

Updatesports.biz.id Assalamualaikum semoga hari ini menyenangkan. Dalam Blog Ini saya ingin berbagi pandangan tentang Kebijakan Olahraga, Prestasi Atlet, Manajemen Olahraga, Reformasi Kebijakan, Pelatihan Atlet yang menarik. Artikel Ini Menyajikan Kebijakan Olahraga, Prestasi Atlet, Manajemen Olahraga, Reformasi Kebijakan, Pelatihan Atlet Revolusi Kebijakan Atlet Prestasi Buruk Kini Bisa Berujung Kepulangan Cepat Segera telusuri informasinya sampai titik terakhir.

    Table of Contents

Atlet-atlet Pelatnas diharapkan untuk memanfaatkan sepenuhnya semua dukungan dan fasilitas yang tersedia di Cipayung guna meningkatkan kinerja mereka. Taufik Hidayat menekankan bahwa situasi ini bisa membuatnya merasa frustrasi, terutama karena dalam tiga bulan terakhir, belum ada prestasi yang menonjol dari atlet-atlet tersebut.

“Latihan, akomodasi, hingga pengurusan paspor, semuanya sudah disiapkan. Mereka hanya perlu fokus pada latihan dan pertandingan untuk meraih prestasi. Berbeda jika berada di luar Pelatnas, atlet harus memikirkan semuanya sendiri, mulai dari tempat latihan hingga hotel,” ungkapnya. Taufik menyatakan bahwa tidak perlu lagi menunggu lama untuk mendapatkan hasil, atlet dapat dipulangkan segera jika performanya tidak menunjukkan perkembangan yang diharapkan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PBSI, Taufik Hidayat, saat memberikan pengarahan di Pelatnas PBSI, Cipayung pada tanggal 26 Maret 2025. Ia mengingatkan bahwa saat ini, satu-satunya gelar yang berhasil diraih oleh tim Merah Putih adalah juara di Thailand Masters Super 300.

“Dengan kontrak sponsor yang sudah ada, saya selalu mengingatkan untuk memaksimalkan waktu yang ada di sini. Umur atlet itu pendek dan tergantung pada hasil setiap turnamen,” tambahnya. PBSI biasanya mengumumkan daftar atlet yang akan tinggal di Pelatnas setiap akhir tahun, sehingga terlihat mana atlet yang akan dipertahankan dan mana yang kembali ke klub mereka.

Hasil dari turnamen BWF memiliki peranan penting dalam penilaian atlet untuk mempertahankan tempatnya di Pelatnas. “Jika sudah mengikuti 10 turnamen tetapi tidak ada hasil positif, tentu ini menjadi pertanyaan. Tidak perlu menunggu lebih lama lagi,” tegas peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 tersebut.

“Keputusan untuk mempertahankan atau mengganti atlet tentu saja melalui perhitungan yang matang dari tim pelatih, agar regenerasi atlet tetap terjaga,” tutup Taufik. Dengan pendekatan yang lebih fleksibel ini, diharapkan dapat mengoptimalkan performa atlet ke depannya.

Demikianlah revolusi kebijakan atlet prestasi buruk kini bisa berujung kepulangan cepat telah saya uraikan secara lengkap dalam kebijakan olahraga, prestasi atlet, manajemen olahraga, reformasi kebijakan, pelatihan atlet Silakan jelajahi sumber lain untuk memperdalam pemahaman Anda selalu bersyukur dan perhatikan kesehatanmu. Bantu sebarkan pesan ini dengan membagikannya. Terima kasih sudah membaca

Please continue reading the full article below.
© Copyright 2024 - Sports News
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads