Semarang Siaga Lebaran: Walkot Tinjau Ketersediaan BBM dan Bahan Pokok untuk Warga
Updatesports.biz.id Mudah-mudahan semangatmu tak pernah padam. Pada Waktu Ini saatnya berbagi wawasan mengenai Semarang, Siaga Lebaran, Walkot, Ketersediaan BBM, Bahan Pokok, Warga. Konten Yang Mendalami Semarang, Siaga Lebaran, Walkot, Ketersediaan BBM, Bahan Pokok, Warga Semarang Siaga Lebaran Walkot Tinjau Ketersediaan BBM dan Bahan Pokok untuk Warga Pelajari setiap bagiannya hingga paragraf penutup.
Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri, Wali Kota Semarang, Agustina, bersama dengan jajaran Forkopimda, melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok. Dalam kesempatan tersebut, Agustina juga memberikan perhatian mengenai aksesibilitas pasar yang terganggu akibat proyek pembangunan flyover. Ia meminta Dinas Perhubungan untuk mempertimbangkan solusi alternatif seperti pembangunan jembatan penyeberangan guna meningkatkan kunjungan pembeli.
Pemkot Semarang berkomitmen untuk memastikan kelancaran arus mudik dan menjaga stabilitas harga bahan pokok selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stok kebutuhan pokok tetap terjaga dan harga tetap terkendali, serta kesiapan infrastruktur kota Semarang menghadapi lonjakan arus mudik. Tercatat, pemantauan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Semarang, Ketua DPRD, Forkopimda, serta pejabat daerah dan perwakilan instansi terkait.
Dalam tinjauan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sultan Agung, Agustina menegaskan bahwa ketersediaan BBM dalam kondisi yang aman. Ia mengimbau para pemudik agar memastikan diri cukup istirahat dan memanfaatkan rest area yang ada. Menurut Agustina, harga telur dan beras di pasar tradisional seharusnya lebih murah, namun pada kenyataannya, beberapa titik menunjukkan harga yang sama atau sedikit lebih tinggi dibandingkan pasar modern.
Agustina juga menyampaikan bahwa akan dilakukan rekayasa lalu lintas jika diperlukan untuk menghindari kepadatan yang berlebihan. Kami pastikan pasokan ini terjaga hingga setelah Lebaran, tegasnya dalam keterangan tertulis pada Selasa, 25 Maret 2025. Laporan dari pihak SPBU menunjukkan bahwa konsumsi Pertamax dan Pertalite mengalami kenaikan sebesar 20%, sedangkan konsumsi Solar dan Dexlite menurun 15% yang disertai berkurangnya aktivitas kendaraan berat selama masa Lebaran.
Ia menyatakan bahwa harga kebutuhan pokok masih berada dalam rentang fluktuasi yang wajar, meskipun terdapat perbedaan harga antara pasar tradisional dan pasar modern. Agustina mengapresiasi kesiapan dari pihak kepolisian, Jasa Marga, Basarnas, dan Dishub untuk menyambut lonjakan pemudik. Sebagai tambahan, Pertamina juga menyediakan layanan call 135 untuk pelayanan pengantaran BBM 10 hingga 30 liter tanpa biaya tambahan.
Selanjutnya, Agustina meninjau Pasar Jatingaleh untuk memantau harga dan pasokan bahan pokok. Ini harus terus kita pantau agar tidak membebani masyarakat, tegasnya. Tinjauan berlanjut ke Gerbang Tol Kalikangkung, yang merupakan salah satu titik utama arus mudik di Semarang. Menurut laporan, jumlah kendaraan yang masuk ke Semarang sudah meningkat 30% dibandingkan hari biasa, dengan arus kendaraan mencapai 1.200 per hari.
Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 28 Maret dengan potensi mencapai 70.000 kendaraan per hari. Disamping kesiapan lalu lintas, Agustina juga mengingatkan para pemudik untuk menjaga kesehatan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Kesehatan dan keselamatan harus tetap jadi prioritas utama, pungkas Agustina.
Itulah informasi komprehensif seputar semarang siaga lebaran walkot tinjau ketersediaan bbm dan bahan pokok untuk warga yang saya sajikan dalam semarang, siaga lebaran, walkot, ketersediaan bbm, bahan pokok, warga Mudah-mudahan tulisan ini memberikan insight baru selalu berinovasi dalam pembelajaran dan jaga kesehatan kognitif. Sebarkan manfaat ini kepada orang-orang di sekitarmu. jangan lewatkan artikel lainnya yang mungkin Anda suka. Terima kasih.,