Setelah Menantikan Keadilan: Pria Jepang Terpidana Mati Terlama Raih Kompensasi Rp 23,9 M!
Updatesports.biz.id Semoga senyummu selalu menghiasi hari hari dan tetap mencari ilmu. Dalam Blog Ini mari kita teliti Keadilan, Hukum, Kriminal, Jepang, Kasus Peradilan, Kompensasi yang banyak dibicarakan orang. Artikel Yang Mengulas Keadilan, Hukum, Kriminal, Jepang, Kasus Peradilan, Kompensasi Setelah Menantikan Keadilan Pria Jepang Terpidana Mati Terlama Raih Kompensasi Rp 239 M Baca artikel ini sampai habis untuk pemahaman yang optimal.
Seorang pria asal Jepang yang telah salah dihukum atas tuduhan pembunuhan kini mendapatkan kompensasi yang cukup besar, yaitu sebesar 217 juta Yen, atau setara dengan Rp 23,9 miliar. Hakamada, yang dikenal sebagai narapidana hukuman mati terlama di dunia, akhirnya dibebaskan dari tuduhan yang menjeratnya sejak tahun 1966 berkat usaha gigih dari saudara perempuannya dan berbagai pihak lainnya.
Pria berusia 89 tahun ini mengalami pengalaman pahit selama empat dekade di dalam penjara, di mana ia diyakini telah menjalani interogasi yang sangat keras, yang dirancang untuk memaksanya memberikan pengakuan yang akhirnya ia cabut. Pada tahun 2024, pengadilan distrik di Shizuoka mengubah keputusan sebelumnya dan menyatakan bahwa Hakamada tidak bersalah serta menegaskan adanya pengrusakan barang bukti oleh pihak kepolisian dalam kasusnya.
Pada tanggal 24 Maret 2025, pengadilan mengumumkan besaran kompensasi yang akan diterima Hakamada yaitu 217.362.500 Yen. Namun, tim penasihat hukum Hakamada merasa bahwa jumlah tersebut tidak memadai untuk menggantikan penderitaan yang dialaminya selama berada di balik jeruji besi, di mana ia hidup dalam ketakutan akan eksekusi setiap harinya.
Kompensasi yang diterima mewakili 12.500 Yen (sekitar Rp 1,3 juta) untuk setiap hari yang telah dilewati Hakamada dalam penjara. Media lokal melaporkan bahwa jumlah ganti rugi ini menciptakan sebuah rekor di Jepang. Selama masa penahanannya, kesehatan mental Hakamada memburuk akibat tekanan konstan dari ancaman hukuman mati.
Hakamada merupakan terpidana mati kelima yang diadili ulang dalam sejarah Jepang pascaperang, dan situasi ini menunjukkan betapa sistem peradilan dapat berpengaruh pada kehidupan individu. Selain itu, pengacara Hakamada mencatat bahwa ia kini merasa seperti hidup di dunia fantasi setelah mengalami kebebasan setelah sekian lama terkurung.
Demikian penjelasan menyeluruh tentang setelah menantikan keadilan pria jepang terpidana mati terlama raih kompensasi rp 239 m dalam keadilan, hukum, kriminal, jepang, kasus peradilan, kompensasi yang saya berikan Jangan lupa untuk membagikan pengetahuan ini kepada orang lain tingkatkan pengetahuan dan perhatikan kesehatan mata. Mari berbagi kebaikan dengan membagikan ini. Sampai jumpa lagi