• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Terungkap: Penyiksaan ART di Pulogadung, Ternyata Dimulai Sejak 2024!

img

Updatesports.biz.id Dengan izin Allah semoga kita selalu diberkati. Hari Ini saatnya membahas Kekerasan, Hak Asasi Manusia, Pekerja Rumah Tangga, Isu Sosial, Pulogadung yang banyak dibicarakan. Insight Tentang Kekerasan, Hak Asasi Manusia, Pekerja Rumah Tangga, Isu Sosial, Pulogadung Terungkap Penyiksaan ART di Pulogadung Ternyata Dimulai Sejak 2024 Pastikan Anda membaca hingga bagian penutup.

    Table of Contents

Penegakan hukum di Jakarta Timur sedang berfokus pada investigasi kasus dugaan kekerasan terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial S, yang berusia 25 tahun. Peristiwa penganiayaan ini terjadi di daerah Pulogadung, dan menurut informasi yang diperoleh, korban sudah mengalami kekerasan dari majikannya sejak tahun 2024.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Armunantho, mengonfirmasi bahwa penganiayaan tersebut terungkap ketika korban kembali ke kampung halamannya di Banyumas. Korban menyatakan bahwa ia telah mengalami kekerasan secara berulang, ujar Armunantho dalam keterangannya pada Selasa, 25 Maret 2025.

Lebih lanjut, Armunantho menyatakan bahwa alasan di balik tindakan kekerasan ini adalah ketidakpuasan majikan terhadap kinerja S. Penyidik telah melayangkan panggilan awal kepada terduga pelaku, tetapi ia tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas. Kami akan melanjutkan penyelidikan dan meminta keterangan lebih lanjut, tambahnya.

Sementara itu, Armunantho menegaskan bahwa tidak ada permintaan tebusan uang yang diajukan oleh pihak manapun untuk mengembalikan S ke Banyumas. Keluarga dan tetangga korban mulai mencurigai situasi ini ketika melihat luka lebam yang mencolok di tubuh S saat pulang. Kejadian ini mencuat setelah keluarga korban melaporkan kondisi S kepada kepala desa setempat, yang kemudian diteruskan ke Mapolsek Somagede.

Pengacara yang mewakili korban menyatakan bahwa pihaknya telah mengumpulkan barang bukti, termasuk rekaman CCTV dan keterangan dari saksi yang melihat penganiayaan. Penanganan kasus ini kini berada di bawah Polres Metro Jakarta Timur, yang bekerja sama dengan Polres Banyumas untuk memastikan keadilan bagi korban.

Itulah rangkuman lengkap mengenai terungkap penyiksaan art di pulogadung ternyata dimulai sejak 2024 yang saya sajikan dalam kekerasan, hak asasi manusia, pekerja rumah tangga, isu sosial, pulogadung Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca selalu bergerak maju dan jaga kesehatan lingkungan. sebarkan postingan ini ke teman-teman. lihat juga konten lainnya di bawah ini.

Please continue reading the full article below.
© Copyright 2024 - Sports News
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads