Tragedi di Gaza: PBB Soroti Serangan Tank Israel Akibat Tewasnya Stafnya
Updatesports.biz.id Hai selamat membaca informasi terbaru. Dalam Tulisan Ini mari kita telaah Gaza, Konflik Israel-Palestina, PBB, Krisis Kemanusiaan, Hak Asasi Manusia yang banyak diperbincangkan. Artikel Terkait Gaza, Konflik Israel-Palestina, PBB, Krisis Kemanusiaan, Hak Asasi Manusia Tragedi di Gaza PBB Soroti Serangan Tank Israel Akibat Tewasnya Stafnya Pastikan Anda menyimak sampai kalimat penutup.
- 1.1. PBB tidak akan meninggalkan Gaza
Table of Contents
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Oren Marmorstein, mengungkapkan melalui media sosial X bahwa pihaknya telah memulai penyelidikan terkait kematian seorang staf PBB di Jalur Gaza. Insiden ini terjadi saat gedung PBB di kawasan tersebut diserang, yang menyebabkan satu staf berkewarganegaraan Bulgaria meninggal dan beberapa orang lainnya mengalami cedera.
Menurut pernyataan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serangan tersebut diduga berasal dari tank Israel. Menanggapi serangan ini, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, menegaskan bahwa peristiwa tragis ini berlangsung di tengah pengeboman besar-besaran yang dilakukan oleh Israel di Gaza.
Dujarric menjelaskan bahwa pada 19 Maret, serangan yang menghantam kompleks PBB di Deir Al Balah disebabkan oleh tank milik Israel. Pembicaraan awal tidak menemukan indikasi keterlibatan militer Israel dalam insiden tersebut, namun Tel Aviv membantah bahwa pasukan mereka terlibat dalam serangan mematikan ini.
Lebih lanjut, Dujarric menyatakan bahwa lokasi kompleks PBB telah dikenal oleh semua pihak yang terlibat dalam konflik. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, sebelumnya telah mendesak pemulihan gencatan senjata untuk mengakhiri penderitaan yang berkepanjangan di wilayah tersebut.
Sementara itu, UNOPS melaporkan bahwa staf mereka tewas saat sebuah gedung PBB yang berada di pusat Kota Deir Al Balah diserang oleh senjata peledak dari sumber yang belum diketahui. Meskipun situasi semakin mencekam, Dujarric menegaskan bahwa PBB tidak akan meninggalkan Gaza dalam menghadapi tantangan ini.
Kematian staf PBB tersebut menjadikan total jumlah staf PBB yang tewas di Jalur Gaza selama konflik yang dimulai pada 7 Oktober 2023 menjadi sedikitnya 280 orang. Seluruh pernyataan ini menyoroti kondisi yang semakin parah di jalur Gaza dan upaya internasional untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang terjadi.
Itulah ulasan tuntas seputar tragedi di gaza pbb soroti serangan tank israel akibat tewasnya stafnya yang saya sampaikan dalam gaza, konflik israel-palestina, pbb, krisis kemanusiaan, hak asasi manusia Semoga tulisan ini membantu Anda dalam kehidupan sehari-hari pantang menyerah dan utamakan kesehatan. Ayo ajak orang lain untuk membaca postingan ini. Terima kasih telah meluangkan waktu